Sanitasi

Rabu, 16 Januari 2013
apa itu sanitasi? dan apa saja yang termasuk kegiatan sanitasi?
Tahun 2012 adalah tahun dimana saya sangat mendalami bidang sanitasi ini. berawal dari memenangkan lomba poster sanitasi 2012, mengikuti Jambore Sanitasi Nasional 2012, dan akhirnya dilantik menjadi Duta Sanitasi DKI Jakarta 2012.
yang DKI ya-_-
walaupun hanya duta provinsi namun ini bukanlah hanya sebuah predikat melainkan tugas. karna itu saya ingin berbagi sedikit pengetahuan tentang Sanitasi. Sanitasi menurut saya adalah upaya manusia untuk hidup bersih agar tetap sehat. dan dalam garis besar sanitasi itu BERSIH.

ada beberapa aspek di  Sanitasi yaitu:
1. Air limbah
    limbah domestik/ non-domestik
    - akses air limbah
    - pengolahan dan tata letak pembuangan tinja

2. Sampah
    - tempat penumpukan sampah. terutama yang ada di pemukiman
    - pengolahan sampah, dengan program  3R.
 
3. Drainase
    - letak, kondisi, dan standarisasi Drainase primer, sekunder, dan tersier terutama di tempat administrasi.
    - pengawasan terhadap kondisi air (ketinggian air).


AIR LIMBAH.

nah.... ini nih setiap hari kita menghasilkan ini kan? air limbah. Ada teori bahwa air di bumi ini TIDAK akan HABIS. namun AIR BERSIH suatu saat akan HABIS. serem kan.... bayangin kalau ga ada air bersih gimana cara kita minum, makan, dan mandi? masa iya mau pake air kotor kayak air kali krukut? gamau kaan? maka dari itu kita harus banget banget rubah sikap kita untuk menjaga air bersih kita ini.
Beberapa hal yang berkaitan dengan pengertian dan kegiatan yang berhubungan dengan limbah cair menurut PP 82 tahun 2001 yaitu :
1. Air adalah semua air yang terdapat diatas dan dibawah permukaan tanah, kecuali air laut dan fosil.
2. Sumber air adalah wadah air yang terdapat diatas dan dibawah permukaan tanah, seperti, mata air, sungai, rawa, danau, waduk, dan muara.
3.    Pengelolaan kualitas air adalah upaya pemeliharaan air sehingga tercapai kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukannya untuk menjamin kualitas tetap dalam kondisi alamiahnya.
4. Pengendalian pencemaran air adalah upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air untuk menjamin kualitas air agar sesuai dengan baku mutu air.
5. Pencemaran air adalah masuknya  makhluk hidup, zat, energy, dan atau komponen lain kedalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ketingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
6. Limbah cair adalah sisa dari sutu hasil usaha dan atau kegiatan yang berwujud cair.
7. Baku mutu limbah cair adalah, ukuran batas atau kadar unsure pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam limbah cair yang akan dibuang atau dilepas kedalam sumber air dari suatu usaha atau kegiatan.

Alat pembuangan air kotor dapat berupa :
-    Kamar mandi, washtafel, keran cuci
-    WC
-    Dapur
Air dari kamar mandi tidak boleh dibuang bersama sama dengan air dari WC maupun dari dapur. Sehingga harus dibuatkan seluran masing-masing.
Diameter pipa pembuangan dari kamar mandi adalah 3” (7,5 cm), pipa pembuangan dari WC adalah 4”(10 cm), dan dari dapur boleh dipakai diameter 2”(5cm). pipa pembuangan dapat diletakkan pada suatu “shaft”, yaitu lobang menerus yang disediakan untuk tempat pipa air bersih dan pipa air kotor pada bangunan bertingkat untuk memudahkan pengontrolan. Atau dapat dipasang pada kolom-kolom beton dari atas sampai bawah.  Setelah sampai bawah, semua pipa air kotor harus merupakan saluran tertutup di dalam tanah agar tidak menimbulkan wabah penyakit dan bau tak sedap.
Dibawah lantai, semua pipa sanitasi diberi lobang control, yang sewaktu-waktu dapat dibuka bila terjadi kemacetan.
  LIMBAH TINJA
a.    SEPTICTANK
Sistem septic tank sebenarnya adalah sumur rembesan atau sumur kotoran. Septic tank merupakan sitem sanitasi yang terdiri dari pipa saluran dari kloset, bak penampungan kotoran cair dan padat, bak resapan, serta pipa pelepasan air bersih dan udara.
Hal-hal yang yang harus diperhatikan saat pembangunan septic tank agar tidak mencemari air dan tanah sekitarnya adalah :  1. jarak minimal dari sumur air bersih sekurangnya 10m.
2. untuk membuang air keluaran dari septic tank perlu dibuat daerah resapan dengan lantai septic tank dibuat miring kearah ruang lumpur.
3. septic tank direncanakan utuk pembuangan kotoran rumah tangga dengan jumlah air limbah antara 70-90 % dari volume penggunaan air bersih.
4. waktu tinggal air limbah didalam tangki diperkirakan minimal 24 jam.
5. besarnya ruang lumpur diperkirakan untuk dapat menampung lumpur yang dihasilkan setiap orang rata-rata 30-40 liter/orang/tahun dan waktu pengambilan lumpur diperhitungkan 2-4 tahun.
6. pipa air masuk kedalam tangki hendaknya selalu lebih tinggi kurang lebh 2.5 cm dari pipa air keluar.
7. septic tank harus dilengkapi dengan lubang pemeriksaan dan lubang penghawaan untuk membuang gas hasil penguraian.
Agar septic tank tidak mudah penuh dan mampat, awet dan tahan lama perlu diperhatikan hal berikut :
1. Kemiringan Pipa
Kemiringan pipa menentukan kelancaran proses pembuangan limbah. Selisih ketinggian kloset dan permukaan air bak penampung kotoran minimal 2 %, artinya setiap 100cm terdapat perbedaan ketinggian 2cm.
2. Pemilihan Pipa yang tepat
Pipa saluran sebaiknya berupa PVC. Ukuran minimal adalah 4 inchi. Rumah yang memiliki jumlah toilet yang banyak sebaiknya menggunakan pipa yang lebih besar. Perancangan saluran diusahakan dibuat lurus  tanpa belokan, karena belokan atau sudut dapat membuat mampat.
3. Sesuaikan Kapasitas Septic tank
Untuk rumah tinggal dengan jumlah penghuni empat orang, cukup dibuat septic tank dengan ukuran (1.5×1.5×2)m. bak endapan dan sumur resapan bias dibuat dengan ukuran (1x1x2)m. semakin banyak penghuni rumah maka semakin besar ukuran yang dibutuhkan.
4. Bak Harus Kuat dan Kedap Air
Septic tank harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap korosi, rapat air dan tahan lama. Konstruksi septic tank harus kuat menahan gaya-gaya yang timbul akibat tekanan air, tanah maupun beban lainnya.

 sumber : http://duniatehnikku.wordpress.com/

SAMPAH.
 ehm..... capek ya kalau ngomongin masalah ini. ga ada habisnya. Sampah merupakan masalah lama manusia. baik negara maju maupun negara miskin sekalipun.
" Selama kita hidup di dunia ini kita TIDAK AKAN BERHENTI menghasilkan sampah"
tuh... kan itu sebabnya.. kita memang tidak bisa menghentikan menghasilkan sampah NAMUN kita bisa MENGURANGI. 

3R adalah salah satu caranya.
R= Reduce ( mengurangi)
R= Reuse (memakai kembali)
R= Recycle (mendaurulang)

contoh Reduce, mengurangi dalam arti mengurangi sampah yang bisa kita kurangi dari hal sekecil apapun.
contoh Reuse memakai barang yang bisa kita pakai kembali, misalnya jika kalian ke swalayan gantilah tas   belanja plastik dengan kain, agar bisa dipakai lagi.
contoh Recycle mendaurulang sampah. mulai sekarang saya menerapkan teori "ubah sampah jadi berkah"
jangan disepelekan sampah juga memiliki nilai jual jikaaaa... kita bisa mengolah nya menjadi barang baru yang inovatif dan berguna.

DRAINASE.

tau drainase ? ehm.. bahasa sederhananya got / parit, jalur air. Jakarta mengalami banjir salah satunya karna hal ini nih.. drainasenya kurang teratur. banyak got- got yang mampet, karna sampah, atau got dangkal atau apalah itu.
karena saya tidak terlalu memahami tentang hal ini kalian bisa mempelajari lebih dalam tentang drainase disini


nah.. itu sedikit tentang sanitasi... jadi tunggu apalagi? mulai dari sekarang yuk bersanitasi ria. untungnya bukan buat siapa siapa kok, tapi buat kita sendiri. mulai aja dari diri kita nanti pasti ada aja yang ngikutin, dan mulai aja dari yang kecil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar